interior Architectural, landscape Architectural, eksterior Architectural
Kategori
Artikel
Banyak ide yang bisa diaplikasikan di area bordes tangga. Mengapa tidak memilih yang memberi manfaat. Contohnya, menjadikan area ini sebagai area penyimpanan. Seperti area bordes tangga, di foto berikut ini.
Pemilik rumah menempatkan lemari-lemari built in serupa loker di sana. Di lemari-lemari inilah berbagai pernik yang tak memiliki “rumah” ditempatkan.
Rumah mana yang tidak membutuhkan banyak area penyimpanan (storage)? Apalagi mereka yang masih memiliki anak kecil. yang tentunya banyak memiliki mainan dan pernak-pernik lainnya, yang kerap kali berserakan. Area penyimpanan seringkali terasa kurang, karena barang yang akan disimpan selalu bertambah jumlahnya. Inilah alasan mengapa memanfaatkan area sekecil apapun sebagai storage adalah pilihan ide yang tepat.
Bordes tangga di foto ini merupakan salah satu contoh menarik. Alih-alih menjadikannya sebagai area menempatkan pajangan, seperti dilakukan banyak orang, pemilik rumah menempatkan lemari-lemari built in serupa loker, di sana. Di lemari-lemari inilah berbagai pernik yang tak memiliki “rumah” ditempatkan.
Supaya tampilannya tidak terlampau monoton, dan menyerupai loker sungguhan, di bagian tengah dibuat rak kaca. Keinginan Anda untuk tetap memajang koleksi aksesori masih bisa disalurkan di sini. atau bisa juga memanfaatkan rak kaca ini untuk menempatkan mainan si kecil, yang berukuran besar.Atau bisa juga untuk menempatkan mainan yang sering ia mainkan, sehingga tak perlu repot membongkar lemari, saat si kecil ingin memainkannya.
Ide yang satu ini sangat membantu membuat rumah Anda, terutama yang berukuran mungil, tetap terjaga kerapihannya. Selain itu, mudah pula diaplikasikan. Cara membuatnya sama saja dengan proses membuat lemari built in biasa, cuma lokasinya yang berbeda. Ide ini menginspirasi Anda? Mari kita coba.
disadur dari : kompas.com
Kembali ke dunia arsitektur, kali ini kita akan berkunjung melihat keindahan Metropol Parasol yang merupakan bagian dari Plaza de la Encarnacíon di Seville.
Bangunan ini baru selesai dibangun tahun ini setelah lima tahun pembangunan. Uniknya bangunan ini terbuat dari kayu, menjadikan bangunan ini sebagaian salah satu seni instalasi kayu terbesar di dunia.
Bangunan ini berbentuk seperti sarang lebah, di dalamnya terdapat museum arkeologi, pasar petani, dan atap panoramic. Struktur berlubang nya menawarkan keteduhan bagi pengunjung.
Perancangnya, Jürgen H. Mayer, mengatakan, "Bentuk bangunan ini terinspirasi oleh kubah katedral Sevilla", hasil karyanya ini disebut katedral tanpa dinding. Desainnya sendiri memadukan antara kayu dan besi.
sumber:anekainfounik.com
Mau luas atau sempit, di depan atau belakang rumah, jangan sia-siakan area yang satu ini. Teras bisa jadi area tambahan, yang mungkin tak terpikir sebelumnya.
Teras tak dibuat sekadar sebagai “perantara” yang mengantarkan orang dari halaman ke dalam rumah. Anda bisa memanfaatkan area yang satu ini untuk beragam fungsi. Jangan lupa, teras pun berhak tampil cantik, dengan demikian tampilan luar rumah pun semakin cantik pula.
Teras tak dibuat sekadar sebagai “perantara” yang mengantarkan orang dari halaman ke dalam rumah. Anda bisa memanfaatkan area yang satu ini untuk beragam fungsi. Jangan lupa, teras pun berhak tampil cantik, dengan demikian tampilan luar rumah pun semakin cantik pula.
Coba lihat dua foto teras berikut ini. Keduanya adalah contoh pemanfaatan dan percantikan teras, yang bisa jadi inspirasi buat Anda. Foto pertama adalah teras belakang rumah. Terlihat dari foto, ukuran teras belakang ini cukup luas, kurang lebih 3m x 3m. Daripada hanya menjadikannya ruang duduk, Anda bisa menyulapnya jadi ruang makan mini, plus ruang santai.
Sebuah meja persegi dan dua buah kursi makan ditempatkan di sana. Di salah satu sudutnya ditempatkan sofa tunggal lengkap dengan penyangga kakinya. Keberadaan standing lamp di belakang sofa, menandakan area ini juga kerap digunakan sebagai area baca. Supaya teras semakin cantik, ditempatkan pula sebuah meja konsol, dengan berbagai
artwork dipajang di sana. Dengan tampilan seperti ini, teras seperti ruang dalam yang dibawa keluar. Menarik!
Foto kedua adalah teras depan rumah, yang biasanya memang tidak berukuran luas. Teras ini memanjang berukuran kira-kira 2m x 1m. Ukuran yang sempit bukan berarti tidak bisa dibuat cantik.Buktinya teras di foto ini tampil menarik, kan ?
Ukuran yang sempit, tidak memungkinkan untuk menempatkan banyak benda, jadi jangan dipaksakan. Cukup tempatkan sebuah kursi kayu berdesain ramping, dengan peti kayu sebagai pengganti meja. Jangan lupa tambahkan tanaman pot atau bunga, supaya atmosfernya lebih natural dan “hidup”.Jadilah teras bergaya etnik.
Dengan teras yang tampil demikian cantik, Anda bisa mengesankan para tamu, bahkan sebelum mereka memasuki rumah. Jadi tunggu apa lagi? Yuk , percantik teras!
sumber: ideaonline.co.id
-
Di mana biasanya Anda menempatkan air terjun dan pot-pot tanaman? Paling lazim, ya , di taman. Bisa di taman depan, samping, atau belakang...
-
Siapa bilang desain ruang tidur hanya melulu dinding putih, bed cover, dan lemari kayu. Anda bisa membuatnya berbeda. Ekspos bata pada dind...
-
Mau luas atau sempit, di depan atau belakang rumah, jangan sia-siakan area yang satu ini. Teras bisa jadi area tambahan, yang mungkin tak te...
-
Banyak orang yang bingung bagaimana harus meletakkan benda-benda hiasan di dalam ruangan. Diletakkan tersendiri, jelek. Diletakkan berkelom...
-
Hutan mini bisa diciptakan di pekarangan depan hunian. Penataan tanamannya mesti dibuat rapi dan dijaga pertumbuhannya. Hal ini supaya hutan...


