interior Architectural, landscape Architectural, eksterior Architectural
Kategori
Artikel
Di mana biasanya Anda menempatkan air terjun dan pot-pot tanaman? Paling lazim, ya , di taman. Bisa di taman depan, samping, atau belakang. Bagaimana kalau di ruang keluarga, sudah pernah coba?
Berada di ruang keluarga ini terasa nyaman dan segar. Suara gemericik air dan deretan pot-pot tanamanlah sumber kesegaran tadi. Jarang kita menemukan rumah yang menempatkan air mancur dan pot-pot tanaman di ruang keluarga. Biasanya di taman, yang kemudian diberi bukaan, sehingga berhubungan langsung dengan ruang dalam rumah.
Ruang keluarga ini boleh jadi membuat kita terinspirasi untuk lebih berani bereksperimen, dengan membawa lebih banyak elemen-elemen alam ke dalam rumah. Menyatukan area luar dan dalam rumah, merupakan salah satu solusi jitu menciptakan suasana segar dan nyaman.
Untuk membuatnya, cukup sisihkan sedikit lahan ruang keluarga, untuk dibuat taman. Lapisi salah satu bidang dinding area tersebut dengan batu alam. Buat kolam kecil di bagian bawahnya, untuk menampung air yang keluar dari air mancur mini. Untuk sentuhan akhir, tempatkan beberapa tanaman pot. Jika ingin tampilan lebih manis, boleh juga menempatkan tanaman bunga.
Tertarik membuatnya di ruang keluarga Anda di rumah?
sumber :kompas.com
1. Kamar tidur anak digeser ke bagian belakang. Kamar anak akan menempati sebagian lahan terbuka di halaman belakang. Proses ini menghasilkan satu kamar anak yang lebih besar, berukuran 3mx3m.
2. Untuk membuat kamar anak, mereka hanya membuat atap dan membangun sebuah dinding baru di belakang. Tiga bidang dinding lainnya merupakan dinding lama. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan lebih hemat.
3. Penggeseran letak kamar anak menyisakan ruang baru pada area “bekas” kamar anak tadi. Area ini dimanfaatkan sebagai ruang keluarga.
4. Penggeseran ruang ke bagian belakang membuat space di bagian tengah cenderung menjadi lebih gelap. Untuk itu dibuat skylight. Hal yang sama (dengan ukuran 80cmx100cm) juga dipasang di ruang keluarga. Skylight terbuat dari akrilik 3mm (sebagai plafon) dan geteng kaca pada atap. Agar sinar matahari tidak terlalu berpendar, lubang skylight diberi pembatas seperti cerobong asap dari tripleks. (Foto: 02)
5. Kamar tidur dan kamar mandi pembantu dibuat di belakang kamar mandi utama. Penempatan kamar mandi pembantu berdampingan dengan kamar mandi utama, membuat mereka tak perlu perlu lagi membuat saluran pembuangan limbah yang baru. Saluran limbah kamar mandi baru bisa mendompleng saluran limbah kamar mandi utama.
6. Langkah akhir adalah memperbaiki elemen bangunan yang rusak. Plafon yang rusak dibuat baru. Keseluruhan lantai keramik pun diganti.
sumber:bangunrumah.com
Banyak orang yang bingung bagaimana harus meletakkan benda-benda hiasan di dalam ruangan. Diletakkan tersendiri, jelek. Diletakkan berkelompok, juga nampak aneh. Agar tak kebingungan lagi, ikuti saja 5 trik berikut ini.
1. Jika meletakkan benda seni, foto atau lukisan di dinding, jangan meletakkannya di atas/melebihi ketinggian mata. Letakkan saja sekitar 150 cm dari lantai. Dengan cara ini foto atau lukisan Anda akan lebih nyaman dilihat.
2. Gunakan hiasan yang sesuai dengan skala ruangan. Pedoman yang umum digunakan adalah, gunakan 2/3 dari lebar dinding yang ada untuk berkreasi. Jika Anda tidak memiliki lukisan yang cukup besar, cobalah mengelompokkan beberapa barang dan letakkan secara berdekatan untuk memenuhi skala ruang yang ada.
3. Untuk menghindari kemonotonan, sebaiknya jangan meletakkan hiasan di rak meja dan rak di dinding berderet-deret seperti layaknya barisan tentara. Kemonotonan juga bisa timbul karena pengelompokan benda-benda yang sama persis. Jika memang harus menggunakan benda-benda yang sama, variasikan dengan menggunakan tinggi atau ukuran yang berbeda-beda.
4. Ada pedoman yang mengatakan ganjil lebih baik. Jadi, jika ingin melakukan pengelompokkan hiasan, letakkan hiasan dalam jumlah ganjil seperti 3, 5, dan seterusnya.
5. Usahakan dalam satu kelompok tidak terdapat perbedaan tekstur atau warna yang mencolok. Yang paling baik, kelompokkan benda-benda yang memiliki tekstur atau sifat yang mirip.
sumber:kompas.com
-
Di mana biasanya Anda menempatkan air terjun dan pot-pot tanaman? Paling lazim, ya , di taman. Bisa di taman depan, samping, atau belakang...
-
Siapa bilang desain ruang tidur hanya melulu dinding putih, bed cover, dan lemari kayu. Anda bisa membuatnya berbeda. Ekspos bata pada dind...
-
Mau luas atau sempit, di depan atau belakang rumah, jangan sia-siakan area yang satu ini. Teras bisa jadi area tambahan, yang mungkin tak te...
-
Banyak orang yang bingung bagaimana harus meletakkan benda-benda hiasan di dalam ruangan. Diletakkan tersendiri, jelek. Diletakkan berkelom...
-
Hutan mini bisa diciptakan di pekarangan depan hunian. Penataan tanamannya mesti dibuat rapi dan dijaga pertumbuhannya. Hal ini supaya hutan...

