Pasangan Alfred dan Ina membagi pengalaman mereka dalam memangkas biaya dan mendapatkan tambahan ruang yang sehat. Inilah enam langkah renovasi murah itu:
1. Kamar tidur anak digeser ke bagian belakang. Kamar anak akan menempati sebagian lahan terbuka di halaman belakang. Proses ini menghasilkan satu kamar anak yang lebih besar, berukuran 3mx3m.
2. Untuk membuat kamar anak, mereka hanya membuat atap dan membangun sebuah dinding baru di belakang. Tiga bidang dinding lainnya merupakan dinding lama. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan lebih hemat.
3. Penggeseran letak kamar anak menyisakan ruang baru pada area “bekas” kamar anak tadi. Area ini dimanfaatkan sebagai ruang keluarga.
4. Penggeseran ruang ke bagian belakang membuat space di bagian tengah cenderung menjadi lebih gelap. Untuk itu dibuat skylight. Hal yang sama (dengan ukuran 80cmx100cm) juga dipasang di ruang keluarga. Skylight terbuat dari akrilik 3mm (sebagai plafon) dan geteng kaca pada atap. Agar sinar matahari tidak terlalu berpendar, lubang skylight diberi pembatas seperti cerobong asap dari tripleks. (Foto: 02)
5. Kamar tidur dan kamar mandi pembantu dibuat di belakang kamar mandi utama. Penempatan kamar mandi pembantu berdampingan dengan kamar mandi utama, membuat mereka tak perlu perlu lagi membuat saluran pembuangan limbah yang baru. Saluran limbah kamar mandi baru bisa mendompleng saluran limbah kamar mandi utama.
6. Langkah akhir adalah memperbaiki elemen bangunan yang rusak. Plafon yang rusak dibuat baru. Keseluruhan lantai keramik pun diganti.
sumber:bangunrumah.com 



Banyak orang yang bingung bagaimana harus meletakkan benda-benda hiasan di dalam ruangan. Diletakkan tersendiri, jelek. Diletakkan berkelompok, juga nampak aneh. Agar tak kebingungan lagi, ikuti saja 5 trik berikut ini.
1. Jika meletakkan benda seni, foto atau lukisan di dinding, jangan meletakkannya di atas/melebihi ketinggian mata. Letakkan saja sekitar 150 cm dari lantai. Dengan cara ini foto atau lukisan Anda akan lebih nyaman dilihat.
2. Gunakan hiasan yang sesuai dengan skala ruangan. Pedoman yang umum digunakan adalah, gunakan 2/3 dari lebar dinding yang ada untuk berkreasi. Jika Anda tidak memiliki lukisan yang cukup besar, cobalah mengelompokkan beberapa barang dan letakkan secara berdekatan untuk memenuhi skala ruang yang ada.
3. Untuk menghindari kemonotonan, sebaiknya jangan meletakkan hiasan di rak meja dan rak di dinding berderet-deret seperti layaknya barisan tentara. Kemonotonan juga bisa timbul karena pengelompokan benda-benda yang sama persis. Jika memang harus menggunakan benda-benda yang sama, variasikan dengan menggunakan tinggi atau ukuran yang berbeda-beda.
4. Ada pedoman yang mengatakan ganjil lebih baik. Jadi, jika ingin melakukan pengelompokkan hiasan, letakkan hiasan dalam jumlah ganjil seperti 3, 5, dan seterusnya.
5. Usahakan dalam satu kelompok tidak terdapat perbedaan tekstur atau warna yang mencolok. Yang paling baik, kelompokkan benda-benda yang memiliki tekstur atau sifat yang mirip.
sumber:kompas.com


 Jendela adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah rumah. Elemen arsitektur yang satu ini memiliki fungsi penting sebagai jalur sirkulasi udara dan cahaya. Jendela juga menjadi mata bagi sebuah rumah. Dari jendela, kita juga bisa melihat suasana di luar rumah.

Model dan ukuran jendela banyak ragamnya. Salah satu bentuk jendela yang unik adalah bay window. Tidak seperti jendela datar pada umumnya, bay window menciptakan ruang tiga dimensi. Sehinga dari luar terlihat menjorok, dan dari dalam terlihat memiliki ceruk.

Bentuknya bisa kotak persegi, setengah lingkaran, setengah segi enam, maupun setengah segi delapan. Bentuk- bentuk tersebut membuat pandangan ke luar rumah menjadi lebih terbuka dengan lingkup pandang yang lebih luas dan optimal.

Itulah yang membuat bay window digemari sebagai sudut untuk bersantai. Kelebihan lain desain ini adalah mampu memberi kesan lebih luas pada ruangan.

Desain ini banyak dipakai di rumah atau villa di tepi pantai untuk menikmati pemandangan pantai (bay) dengan lebih leluasa tanpa terhalang frame jendela. Oleh karena itu disebut bay window.

Jendela semacam ini juga umum digunakan pada gaya arsitektur Victorian yang populer pada tahun 1870-an di Eropa dan Amerika. Di masa itu, pemilik rumah sangat senang duduk-duduk di bay window menikmati pemandangan sore hari. Dari jendela ini, mereka lebih leluasa memandang taman-taman cantiknya yang penuh bunga.

Anda memiliki bay window di rumah? Banyak hal bisa dilakukan untuk mengolahnya. Sudut ini bisa juga menjadi meja pajang untuk meletakkan berbagai pernik. Anda bisa menaruh pigura foto, koleksi pernik, atau pot bunga.

Kita juga bisa menjadikannya sebagai sudut baca yang nyaman lengkap dengan bantal-bantal mungil yang empuk. Atau memanfaatkannya sebagai sudut untuk menikmati secangkir teh atau kopi di sore hari sambil melihat pemandangan di luar.

Jika ukuran bay window cukup besar, kita bisa menjadikannya sebagai ruang makan. Pada bagian lengkung jendela dibuat kursi menempel dengan dudukan empuk. Letakkan sebuah meja yang tidak terlalu besar. Lalu tambahkan dua kursi makan dengan desain yang simpel dan rringan sehingga sudut ini tidak terlihat terlalu sesak.

Desain ruang makan yang unik ini sangat pas untuk menjamu tamu yang datang.


Tips:

- Bentuk bay window yang sedikit rumit membutuhkan perawatan yang lebih cermat. Bentuknya yang lebih menjorok memungkinkan debu dan kotoran lebih banyak menempel. Jaga kebersihannya secara rutin.

- Perhatikan bahan pajangan yang diletakkan di bay window. Bahan-bahan tertentu mudah pudar jika terlalu lama terpapar sinar matahari.

- Jika menjadikan bay window sebagai tempat memajang pot bunga, beri alas agar kotoran dari tanah tidak menempel langsung ke bagian bawah jendela.

- Untuk menghindari sinar matahari langsung, beri tirai pada jendela. Tirai ini sekaligus jadi ornamen dekoratif yang manis


Search Engine Submission - AddMe